./[;,,fjmm,,v

Selamat datang Boss ku ^^
Untitled-2

Thursday, January 24, 2019

Kebiasaan Sehari-hari yang Mudah Dilakukan agar Jantung Sehat





                                                                                               POKER
Hampir setiap orang tahu jika gaya hidup sehat baik untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk jantung. Namun, tak sedikit juga orang yang menganggap sulit menjalani atau mengubah gaya hidup mereka menjadi lebih sehat. Alasan yang paling sering kali ditemukan adalah padatnya aktivitas sehari-hari sehingga tidak punya waktu. Akhirnya, mereka merasa kewalahan mengikuti rekomendasi latihan 150 menit setiap pekan. Tapi, menjadi sehat harusnya tak perlu banyak alasan, bukan? Dilansir dari laman Cleveland Clinic, olahraga ringan tidak harus berarti 4 jam sepekan di atas treadmill. Ahli jantung Christine Jellis menyebut masih banyak aktivitas fisik yang bisa menjadi bagian rutin harian, yang akhirnya membuat jantung lebih sehat. "Saya selalu mengatakan kepada pasien saya, sekalipun hanya 10 menit sehari berolahraga intensitas sedang, itu masih bisa membuat perbedaan (kesehatan lebih baik)," ujar Jellis. "Bahkan, aktivitas yang kelihatannya kecil, seperti berjalan di sekitar rumah, mengajak anjing berjalan, atau memarkir mobil sedikit lebih jauh dari kantor. Dengan cara ini, kamu memastikan tubuh mendapatkan sedikit olahraga teratur." Cara lain untuk meningkatkan aktivitas fisik setiap hari meliputi, naik tangga, bangun dari kursi setiap satu jam di kantor lalu berjalan-jalan sebentar, serta bisa melakukan peregangan atau sedikit latihan sambil menonton televisi.

                                                                                               CAPSA
Jellis menambahkan, selain berolahraga sebanyak mungkin, kebiasaan baik lainnya yang dapat membantu mencegah penyakit jantung adalah mengasup makanan yang sehat (batasi lemak jenuh dan lemak trans, garam, dan olahan), membatasi konsumsi alkohol, serta menghindari atau berhenti merokok. "Jika kamu dapat mengubah perilaku sehat ini menjadi kebiasaan rutin, jalan menuju jantung yang lebih sehat akan menjadi lebih mudah," kata Jellis. Mencegah kondisi seperti obesitas, hipertensi dan diabetes adalah cara yang jauh lebih efektif untuk menghindari penyakit jantung, dibandingkan menggunakan obat-obatan untuk mengobatinya. "Saya pikir kamu harus menemukan sesuatu yang dapat diintegrasikan dengan rutinitas rutin," kata Jellis. "Cobalah untuk menjadikannya sesuatu yang menyenangkan dan kamu menikmatinya."

 

Wednesday, January 23, 2019

Jangan Sarapan Terlalu Siang, Apa Alasannya?




                                                                          POKER
   Sarapan seringkali disepelekan oleh banyak orang. Padahal, makan sarapan mampu memberi tubuh kita energi untuk beraktivitas. Ternyata ada pula waktu optimal khusus untuk makan sarapan. Kapan waktunya? "Yang dianjurkan dua jam setelah bangun tidur. Paling telat jam 09.00," ujar Guru Besar Pangan dan Gizi IPB Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS pada dalam acara kick off Koko Olimpiade 2019 di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (22/1/2019). Sementara sarapan di atas Pukul 09.00 tak dianjurkan. Alasannya, sarapan kesiangan akan membuat seseorang terlalu kenyang untuk makan siang. Makan siang yang seharusnya dilakukan sekitar Pukul 12.00 pun kemudian bergeser. Makan siang yang terlalu sore pun bisa mengganggu waktu makan malam dan pada akhirnya bisa merusak waktu makan keseluruhan. "Sehari itu akan berantakan. Nanti kalau makan malamnya larut misalnya jam 20.00, tubuh sebenarnya sudah tidak mau menerima makanan ketika hari sudah semakin larut karena sudah mau berangkat tidur untuk istirahat. Pencernaan juga perlu istirahat," ujarnya.

                                                                          CAPSA
   Makan malam yang terlalu dekat dengan waktu tidur akan mengganggu proses pencernan makanan. Pencernaan makanan yang terganggu akan membuat proses penyerapan nutrisi makanan juga menjadi tidak optimal. Untuk itu, waktu tidur setidaknya berjarak empat jam dari waktu makan terakhir. "Kalau rutin tidur jam 21.00, jam 17.00 harus sudah makan sore, jangan makan malam jam 19.00, pergi tidur jam 20.00. Itu perut belum cukup siap untuk mencerna," kata Ali. Namun, ketika merasa lapar di antara dua jam makan kamu bisa mengisinya dengan cemilan sehat. Misalnya, buah-buahan, kacang, sereal, dan lainnya. Sebab, cemilan sehat bisa menutup kekurangan gizi apabila jumlah kalori yang dikonsumsi pada tiga waktu makan masih belum memenuhi kebutuhan. "Snack di antara dua waktu makan perlu. Snack jangan dianggap jelek karena bisa menutup kekurangan gizi kita," tuturnya.


Tuesday, January 22, 2019

Lelaki Duduk Terlalu Lama? Ini Risiko Berat yang Mengintai...




   Apakah tugas harian Anda di kantor hanya duduk di belakang meja? Tahukah Anda, pekerjaan semacam itu mengundang beragam risiko bagi kesehatan. Temuan terbaru terkait kondisi semacam ini, khususnya bagi kaum pria, mungkin akan membuat Anda melupakan kemalasan dan mulai bergerak. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Centers for Disease Control and Prevention, para peneliti melihat 4.486 pria dan 1.845 wanita yang menghabiskan waktu hanya dengan duduk. Penelitian mengarah kepada tingkat obesitas di antara mereka yang berusia 20-79 tahun. Ukuran yang dipakai adalah lebar pinggang dan persentase lemak pada tubuh mereka. Nah, tanpa memedulikan ukurannya, ditemukan fakta semakin lama waktu yang dihabiskan pria untuk duduk, semakin besar potensi mereka mengalami obesitas.

                                                                                  POKER
" Pria yang duduk lebih cenderung mengalami obesitas, dan itu pun berpengaruh terhadap level kebugaran mereka." Demikian dikatakan Carolyn E Barlow, pemimpin tim peneliti di Cooper Institute, Dallas. "Faktor risiko lain yang kami lihat adalah tingginya kolesterol dan gula darah," kata dia. Dalam penelitian, para partisipan diminta untuk memberikan laporan terkait 11 aktivitas fisik, temasuk jalan kaki, berlari, dan bersepeda. Hampir separuh dari jumlah responden pria mengaku menghabiskan tiga perempat waktu dalam sehari untuk duduk. Sementara hanya ada 13 persen responden perempuan yang mengaku melakukan hal serupa. Kendati demikian, ditemukan fakta, perempuan yang duduk dalam periode sedemikian lama pun memiliki level obesitas di bawah kaum lelaki. Namun, para peneliti tak mengungkapkan lebih jauh mengenai penyebab tingginya tingkat obesitas pada pria yang tidak beraktivitas tersebut. Mereka hanya menyebut, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi hubungan antara pria yang tidak bergerak dan obesitas. Barlow mengatakan, salah satu keterbatasan dalam penelitian kali ini adalah adanya mekanisme pelaporan sendiri dari para responden. Responden melaporkan level aktivitas yang mereka lakukan di sepanjang masa penelitian.

Di sisi lain, responden yang ambil bagian dalam riset ini pun adalah mereka yang memiliki derajat kesehatan yang baik dan terdidik. Ada kesulitan bagi tim riset untuk mengaplikasikan temuan dalam studi ini ke dalam populasi warga yang beragam. "Kami memiliki keterbatasan dalam tingkatan tertentu dengan populasi yang masuk dalam penelitian ini." "Sebab, umumnya mereka masuk dalam studi ini karena kehendak pribadi atau rujukan dari perusahaan tempat mereka bekerja." "Padahal, kami sangat ingin melihat, bagaimana perubahan durasi waktu duduk dikaitkan dengan sejumlah faktor risiko di antara para pasien yang kembali ke klinik," papar Barlow.


Risiko pada kesehatan 

Kendati demikian, temuan baru ini telah membangun sebuah jalan yang mampu menghubungkan gaya hidup "tak bergerak" dengan meningkatnya risiko penyakit kronis, bahkan kematian dini.

Sebelumnya, sebuah studi di jurnal Diabetes Research and Clinical Practice menemukan hubungan antara duduk berkepanjangan dan diabetes tipe 2. Disebutkan, hal itu dipicu kegagalan tubuh menggunakan atau membuat cukup insulin untuk mengubah gula darah menjadi energi. Penelitian lain yang dilakukan oleh University Health Network di Toronto menyimpulkan, orang yang duduk terlalu tidak hanya berisiko terkena diabetes, tapi juga penyakit jantung, kanker, dan rentang kehidupan yang lebih pendek. Orang yang berolahraga berisiko lebih rendah. Namun, para periset mengatakan, aktivitas mereka pun tak sepenuhnya mampu menangkal risiko yang datang karena duduk terlalu lama.                                                             SAKONG

Karena itu, memasukkan jadwal "bergerak" di dalam keseharian Anda tentu akan mengurangi waktu yang Anda habiskan untuk duduk. "Hal itu otomatis akan menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, atau stroke," kata Barlow. Ulf Ekelund, profesor di Norwegian School of Sports Sciences, mengemukakan dalil. satu jam latihan adalah awal yang baik bagi mereka yang duduk 8 jam sehari. Apa pun aktivitas dapat dilakukan, mulai dari berjalan kaki di taman ataupun bersepeda ke kantor. Dengan kata lain, untuk setiap 4 jam duduk, Anda memerlukan latihan minimal 30 menit. Ekelund mengatakan, aktivitas itu pun tak perlu dilakukan sekaligus, melainkan dapat disebar sebagai selingan di antara waktu duduk di sepanjang hari.
 

Monday, January 21, 2019

Sediakan Rp 900.000 untuk minum secangkir kopi ini




Sebuah kedai kopi di Dubai, Seven Fortunes Coffee Roasters (Seven Fortunes), akan menyajikan kopi termahal di dunia pada 30 September mendatang. Pengunjung bisa menyeruput secangkir kopi yang berasal dari lereng pengunungan tertinggi Panama itu, dengan merogoh kocek sebesar US$ 68 atau setara Rp 904.400 (kurs US$1=Rp 13.300)               Poker

Seperti diberitakan www.thedailymeal.com, Rabu (20/9), kopi tersebut berasal dari Volcan Baru, gunung berapi aktif dan tertinggi di Panama. Biji Kopi ini merupakan pemenang festival kopi di Panama, yang kemudian laku dijual seharga US$ 1.324 atau Rp 17,61 juta per kg di balai lelang.

Dengan merogoh kocek US$ 68, pengujung Seven Fortunes dapat menikmati secangkir kopi dan membawa pulang 15 gram biji kopi tersebut. Bila ingin membawa pulang hingga 50 gram, mahar yang diminta Seven Fortunes mencapai US$ 149.           Capsa

"Pasar Uni Emirat Arab sangat haus akan komoditas kopi. Dan saya bangga bisa menyajikan pengalaman istimewa ini ke Dubai," tutur Karim Hassan, pendiri Seven Fortunes kepada media lokal Dubai, The National, yang dikutip www.thedailymeal.com.


Sunday, January 20, 2019

Langkah Sederhana untuk Hidup Lebih Sehat






   Memiliki tubuh yang sehat, bugar, dan produktif, menjadi impian banyak orang, tapi untuk mewujudkannya banyak orang merasa pesimis. Hidup sehat dianggap sulit, mahal, dan menyengsarakan. Akhirnya kita malah membiarkan diri larut dalam kebiasaan buruk. Jika kamu adalah salah satu yang masih melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, cobalah tanamkan pada diri sendiri beberapa hal berikut: Berhenti melakukan hal-hal dalam hidup yang tidak sehat atau buruk bagi diri sendiri. Bagi banyak orang, hal ini tidak mudah. Meski begitu, penting untuk melakukan langkah positif setiap harinya meskipun hanya hal kecil. Mulai melakukan hal-hal yang membawa manfaat kesehatan dan kesejahteraan diri. Terus konsisten melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kesehatan.                                      POKER

   Dengan menanamkan pikiran tersebut dalam diri, kamu akan cenderung lebih mudah untuk membiasakan diri dengan hal-hal positif. Nah, berikut kebiasaan positif yang bisa mulai kamu terapkan dengan rutin untuk mendapatkan tubuh yang lebih sehat, berdasarkan saran dari experienced strength and conditioning expert dari Sydney, Todd Liubinskas: 

1. Meningkatkan asupan air 
Setiap harinya kita disarankan untuk mengkonsumsi air minimal 2,1 liter untuk perempuan dan 2,6 liter untuk laki-laki. Hal termudah untuk mengaplikasikannya adalah dengan minum sekitar 500 ml atau 1 liter setiap bangun pagi. Sehingga setidaknya tubuhmu sudah memenuhi setengah dari total kebutuhan cairan dalam sehari hanya dengan minum di pagi hari.

 2. Beristirahat dari teknologi 
Baik disadari maupun tidak, kita kini banyak menghabiskan waktu dengan teknologi dan gawai. Jika memungkinkan, carilah waktu untuk beristirahat dari semua kegiatan yang berkaitan dengan teknologi. Seperti media sosial atau berhenti sementara menggunakan gawai selama satu jam dalam sehari. Cobalah meningkatkan waktunya sedikit demi sedikit sehingga kebiasaan itu tidak akan terasa sulit.

 3. Melangkah lebih banyak 
Cobalah untuk beraktivitas fisik lebih banyak, salah satunya adalah dengan jalan kaki. Kamu bisa mencoba jalan kaki ketika mencari makan di luar alih-alih menggunakan kendaraan atau bisa pula berkeliling pusat perbelanjaan dan taman yang ada di sekitar. 

4. Sadar lingkungan 
Mulailah dari hal kecil, seperti membawa botol minum sendiri ketika membeli kopi di kedai kopi atau menghindari penggunaan sedota. Kamu juga bisa memilih gelas keramik ketimbang gelas plastic ketika membeli kopi atau minuman lainnya. 

5. Memperbaiki kualitas tidur 
Cobalah mengatur waktu yang konsisten untuk pergi tidur setiap harinya, termasuk bangun pada jam yang sama pula.                                                              CAPSA

Bagaimana caranya?
 - Pastikan kamar tidur gelap, sepi, menenangkan, dan suhunya cukup nyaman.
 - Matikan benda elektronik dan jauhkan dari tempat tidur. 
- Hindari makan besar, kafein dan alcohol sebelum waktu tidur. 
- Berolahraga. Aktif secara fisik sepanjang hari dapat membuat kita lebih mudah tidur di malam hari. 

Untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik, cobalah mengingatnya dengan mantra B-E-S-T berikut: 
- Breath (bernafas): Ambil waktu satu menit untuk fokus pada pernafasanmu. Ambil nafas selama tiga detik dan buang nafas selama tiga detik. 
- Eat (makan): Makanlah makanan segar dan non-olahan yang bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. 
- Sleep (tidur): Konsisten menjaga waktu tidur 7 hingga 8 jam setiap malam.
 - Technology (teknologi): alokasikan waktu untuk jauh dari teknologi, setidaknya satu jam dalam sehari. Jauhi barang-barang seperti ponsel, laptop, dan lainnya.


Friday, January 18, 2019

Solusi Lenyapkan Bekas Jerawat





                                                                                           POKER
   Jerawat telah lama menjadi masalah nomor satu yang meresahkan banyak orang yang peka terhadap kecantikan dan kesehatan kulit. Selain memperburuk penampilan, munculnya jerawat di wajah tentu merusak rasa percaya diri. Bahkan, setelah jerawat menghilang pun masih timbul masalah berupa lekukan di kulit yang umumnya dikenal dengan sebutan bopeng. " Bopeng merupakan jenis bekas luka yang terlihat dari wajah akibat peradangan dan jerawat kistik," ucap Dr. Estee Williams, pakar dermatologi. Menurut Williams, bopeng biasanya berupa lekukan dangkal di kulit seperti kawah. Ada juga ice-pick alias bekas jerawat yang sempit dan cukup dalam, serta terlihat seperti tusuk gigi yang ditusukkan dalam kulit. Ini biasanya berkembang ketika suatu penyakit mempengaruhi dermis kulit. Tapi, ini tidak selalu disebabkan karena aksi memencet jerawat. Faktor seperti merokok, warna kulit dan DNA yang juga mempengaruhi terjadinya kondisi itu. William juga mengatakan, peradangan parah atau munculnya bekas jerawat bisa terjadi karena luka setelah memencet, atau pun membiarkan jerawat sembuh dengan sendirinya.
 Lalu, bagaimana kita mengatasinya? Sayangnya, tidak ada produk topikal untuk mengatasi jaringan parut atau bekas jerawat. Tapi, kita bisa melakukan tindakan untuk mengurangi kemungkinan bekas jerawat berkembang. Ada beberapa produk yang dapat membantu meminimalkan bekas luka. Williams mengatakan, bekas luka karena jerawat bisa diatasi dengan exofiliate dan meningkatkan produksi kolagen. Kita juga bisa menggunakan obat berupa Tazaroten atau Retin A. Tapi, obat-obatan itu tidak begitu efektif dibandingkan perawatan yang diberikan dengan resep dari dokter kulit.                                                                                                      SAKONG

"Saya sangat proaktif ketika merawat pasien jerawat karena jerawat yang tidak diobati dapat meninggalkan bekas luka permanen dan tanda merah," ucap William. Sebagian besar jerawat memang bisa diatasi dengan obat khusus. Tapi, mengombinasikan perawatan dan obat medis akan memberi manfaat yang lebih efektif. William mengatakan, ia biasanya menerapkan perawatan chemical peeling dan intens pulse light (IPL). Chemical peeling merupakan teknik yang digunakan untuk memperbaiki dan menghaluskan tekstur kulit. Sementara itu, perawatan IPL adalah terapi perawatan kulit yang memanfaatkan cahaya lampu xenon dalam intensitas yang tinggi untuk meremajakan jaringan kulit. Penyembuah jerawat dengan chemical peeling, kata William, lebih efektif karena dapat meredakan jerawat, tetapi juga mengurangi kemerahan pada bekas jerawat lama. Namun, cara terbaik untuk mengatasi bekas jerawat adalah beronsultasi dengan ahli dermatologi, demi mendapatkan perawatan dan pengobatan terbaik.


Thursday, January 17, 2019

Waspadai, 6 Tanda Kelelahan Kronis





   Meskipun terlihat serupa, kelelahan kronis berbeda dari rasa lelah sementara atau hanya merasakan sedikit lelah. Kelelahan normal biasanya akan hilang seiring berjalannya waktu, dengan istirahat. Namun, tidak demikian dengan kelelahan kronis. Meski begitu, bukan berarti kelelahan kronis tidak bisa dihilangkan atau dikelola.

Seperti apa kelelahan kronis?
Menurut Very Well Health, kelelahan kronis dideskripsikan sebagai gejala kelelahan atau kurang energi yang terjadi selama lebih dari enam bulan. Kondisi ini biasanya merupakan gejala dari suatu masalah kesehatan yang lebih besar. Seharusnya tidak sulit untuk membedakan kelelahan kronis dengan kelelahan biasa.                                          POKER

Sebab, gejala ini merupakan komplikasi yang membuat penderitanya kelelahan luar biasa, dan tidak bisa dijelaskan atas dasar kondisi medis apa pun. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah lewat pemeriksaan medis.
Namun, ada beberapa gejala yang bisa dikenali, seperti dilansir laman Insider.


1. Sulit tidur 
Pakar kesehatan dan ilmuwan kiropraktik Dr. Kevin Kinney menjelaskan, meskipun ada banyak hal yang bisa menyebabkan tidur terganggu, namun kelelahan kronis bisa dikaitkan dengan gangguan tersebut. Jika kelelahan normal berkaitan dengan jam istirahat dan tidur, kelelahan kronis memiliki karakter non-restoratif dan seringkali membuat tidur terganggu. "Mereka yang mengalami kelelahan kronis akan merasa sangat kelelahan ketika bangun keesokan harinya," kata Kinney.


2. Merasakan sakit
Kelelahan kronis juga bisa ditunjukkan berupa gejala fisik. Seperti memar dan nodus limfa yang melunak, sakit tenggorokan, hingga nyeri sendi. Baca juga: Tanda-tanda Terjadi Pengapuran Sendi Kinney menjelaskan, sebuah studi menunjukkan keterkaitan kelelahan kronis dengan produksi senyawa kimia penyebab peradangan oleh sistem imun. Ini adalah respons stres psikologis dan kondisi kronis, seperti arthritis, atherosclerosis, dan lainnya.

3. Dampak emosional
Ketika mengalami kelelahan kronis, dampak yang terjadi lebih dari sekadar tingkat energi fisik. Kelelahan kronis bisa berdampak pula pada emosi seseorang. "Ketika seseorang merasakan kelelahan kronis, mereka sering mengalami perubahan emosional yang nyata," kata Kinney.


4. Merasakan tipe sakit kepala berbeda 
Menurut Kinney, mereka yang menderita kelelahan kronis juga akan merasakan sakit kepala yang "baru" dan berbeda. Perasaan sakit tersebut pada awalnya membingungkan. Namun, akan terasa setelah membandingkan rasa sakit kepala yang pernah dialami, dengan sakit kepala karena kelelahan kronis.                                                                              CAPSA

Sakit kepala tersebut biasanya berbeda dari yang pernah dialami sebelumnya. "Mungkin sakitnya tidak biasa dari titik sakitnya, intensitasnya, frekuensinya, durasinya, atau karakter lainnya," kata Kinney. Sensitivitas juga akan meningkat. Misalnya, sakit kepala muncul ketika distimulasi cahaya, suara ,atau bau-bau tertentu. Hal ini terjadi karena hiperiritabilitas. "Sakit kepala ini seringkali dideskripsikan mirip debgan migrain, namun tidak pernah dirasakan pasien sebelumnya," ungkap dia.


5. Mengalami gejala depresi 
Kelelahan kronis akan berdampak pada pola tidur karena tubuh akan mengalami gejala depresi. Beberapa gangguan tidur yang dialami, seperti insomnia atau sleep apnea. Hal itu membuat mereka kekurangan waktu tidur. "Kekurangan waktu tidur tersebut kemudian menyebabkan keseimbangan hormonal yang abnormal pada tubuh." "Ini memicu gejala yang sering diasosiasikan dengan depresi. Seperti mudah marah dan mudah bergejolak," tutur dia. Kondisi tersebut juga berdampak secara kognitif, dan membuat penderitanya mengalami penurunan konsentrasi serta kelesuan mental.
Dampak kelelahan kronis pada performa sosial, dan di tempat kerja juga bisa memicu gejala seperti depresi yang dialami oleh penderitanya.                  SAKONG



6. Sulit konsentrasi 
Jika kamu merasa kesulitan berkonstrasi ketika mengingat hal-hal mendasar daripada sebelumnya dan hal ini terjadi cukup lama, maka ini bisa disebabkan oleh kelelahan kronis. "Stres bisa merusak sistem dan merupakan faktor risiko kelelahan kronis." Begitu kata terapis fisik selebritas, sekaligus pemilik ActivateCare Physical Therapy di New York dan Mumbai, Dr. Karena Wu. Kehilangan konsentrasi yang signifikan, dan memori jangka pendek bukanlah hal yang normal terjadi, sehingga perlu sistem yang bekerja di tubuh perlu dipertanyakan. Otak mengambil kekuatan atas seluruh bagian tubuh. Kerja otak membutuhkan energi dan fungsi yang berjalan dengan lancar. Sehingga, jika kamu merasa tugas atau memori sederhana menjadi berat, saatnya kamu memeriksakan diri ke dokter.