./[;,,fjmm,,v

Selamat datang Boss ku ^^
Untitled-2

Tuesday, September 18, 2018

Tidak Hanya ke Mental, Ini 3 Efek Patah Hati ke Kesehatan Tubuh Kita




Patah hati adalah hal yang sangat menyebalkan, tak ada yang ingin merasakannya.

Bagi yang sudah mengalaminya, pasti pernah berpikir bahwa hidup kalian tak akan sama lagi setelah berpisah dengannya.                POKER

Untuk tetap melanjutkan hidup seperti biasa tanpa orang terkasih, pasti akan sangat menguras pikiran kita.

Terkadang, kita terlalu sulit untuk move-on, sehingga tidak hanya mental kita yang terbebani, tapi juga kesehatan tubuh kita.

Berikut 3 efek patah hati ke kesehatan tubuh kita.

1. Sakit Hati atau Sakit di Dada
Orang-orang menyebutnya sakit hati karena ada alasannya.

Patah hati dapat menyebabkan 'sakit hati' secara mental dan fisik.

Selain menguras 'hati' dan pikiran kita, patah hati dapat menyebabkan sakit di daerah dada kita.

Hubungan antara sakit hati secara mental dan fisik ini ditemukan oleh seorang psikolog dari Universitas California, Naomi Eisenberg.

Menurutnya, otak akan memproses rasa sakit yang ada di 'hati' kalian, dan menyalurkannya ke daerah dada kalian, tepatnya jantung.

2. Berat Badan
Patah hati bisa memiliki efek langsung ke berat badan kalian.

Bagi kalian yang pernah merasakan patah hati, pasti bisa mengerti efek ini.

Ketika kita sedih karena patah hati, kita akan berusaha mengisi 'kekosongan' yang baru saja muncul.

Bagi beberapa orang, mereka akan mengisi 'kekosongan' tersebut dengan makan makanan yang mereka sukai.                           BANDARQ

Bahayanya, sering kali mereka yang patah hati tidak memperhatikan jumlah asupan makanan yang mereka makan.

Sebaliknya, ada sebagian orang yang malah kehilangan nafsu makan karena stress dan kesedihan yang dialami.

Kedua hal tersebut, makan berlebih atau kehilangan nafsu makan, sangat berbahaya bagi metabolisme tubuh kita.

Jadi, walau kita sedang patah hati, kita tetap harus memikirkan asupan makanan kita.

3. Insomnia
Ketika patah hati, kita sering dengan sengaja tidur lebih larut dari biasanya.

Ketika hendak tidur, kita masih terbayang dengan kenangan yang membuat kita patah hati.

Hal ini membahayakan karena aktivitas tidur, adalah cara tubuh mengembalikan tenaga untuk bekerja.                                    SAKONG

Penyakit yang dapat muncul karena sulit tidur di masa patah hati seperti obesitas, serangan jantung, diabetes, dan daya tahan tubuh yang menurun secara drastis.

Proses move-on dari patah hati memang hal yang sulit.

Tak ada pil ajaib yang bisa membuat kalian langsung sembuh dari patah hati.

Hanya saja, selama kalian masih merasa patah hati, tetap perhatikan kesehatan tubuh kalian.

Obat patah hati hanyalah waktu, dan selama waktu penyembuhan tersebut, kita harus tetap menjaga kesehatan tubuh.

Tubuh yang sehat dapat mempercepat 'hati' kita memproses perubahan yang kita rasakan.


Monday, September 17, 2018

4 Jenis Minuman untuk Atasi Perut Kembung Saat Traveling, Ada Air Putih hingga Wedang Jahe






Ketika traveling, ada beberapa masalah kesehatan yang biasa dihadapi.

Kalau badan terasa tak enak, tentu liburan jadi tidak menyenangkan seperti yang diharapkan.

Satu dari masalah kesehatan saat traveling adalah perut kembung.

Perut kembung adalah gangguan pencernaan di mana penderita merasa perut tidak nyaman karena terasa penuh, bergas, dan kencang.                    POKER

Bahkan perut kembung bisa terlihat lebih besar dibanding perut normal.

Namun, jangan buru-buru ambil obat saat mengalami masalah penumpukan gas dalam perut.

Ada beberapa minuman sederhana yang bisa membantu mengurangi rasa tak nyaman pada perut kembung.

Apalagi minuman ini juga tidak terlalu sulit dicari atau dibuat kala traveling.

Apa sajakah itu?

Dikutip TribunTravel.com dari laman This is Insider, berikut 4 jenis minuman yang dapat mengatasi perut kembung.

1. Air putih
Air putih memang minuman rutin dikonsumsi setiap hari.

Namun, air putih juga menjadi satu senjata ampuh untuk mengatasi perut kembung.

Sebagian besar orang pasti berpikir, jika sedang merasa terlalu banyak air, lebih baik mengurangi jumlah air yang diminum.

Padahal itu tidak benar.

Malah sesungguhnya ketika tubuh menahan begitu banyak air itu adalah tanda sebenarnya tubuh malah kekurangan air.

Jadi ketika merasa perut kembung, cara terbaik bagi tubuh untuk melepaskan rasa penuh itu adalah degan minum air yang cukup.

Air putih adalah cara terbaik untuk menjaga tubuh terhidrasi.

2. Lemon                                             CAPSA
Jika merasa bosan dengan air biasa, traveler bisa menambahkan buah untuk menghasilkan rasa pada air.

Lemon adalah pilihan yang baik untuk mengatasi perut kembung.

"Makanan yang mengandung rasa pahit seperti lemon dapat membantu menstimulasi enzim pencernaan," kata Frank Lipman, M.D., pendiri Eleven Eleven Wellness Center di New York City.

"Ketika pencernaan lebih kuat, tubuh akan memroses makanan dengan lebih baik dan menyerap lebih banyak nutrisi."

3. Air kelapa muda
Air kelapa merupakan solusi untuk mengurangi perut kembung.

Air kelapa muda memiliki kandungan kalium seperti pisang sehingga membantu mengatur kadar elektrolit dan menjaga tingkat cairan dalam tubuh.

Satu cangkir air kelapa mengandung 600 mg potasium, lebih dari pisang, yang hanya memiliki 422 mg potasium.

Lagipula, air kelapa muda adalah solusi yang lezat untuk tetap terhidrasi ketika perut terasa kembung.

4. Wedang jahe                                 DOMINO
Ada alasan mengapa begitu banyak dari kita memilih jahe ketika perut terasa tidak beres.

Ahli nutrisi Dr. Josh Axe mengatakan pada majalah Health pada 2018, "Jahe memiliki senyawa yang disebut gingerol yang memiliki manfaat anti-inflamasi," yang membantu mendukung pencernaan.

"Ketika makanan tidak dicerna dengan baik, mereka mulai berfermentasi di usus."

"Itulah yang menimbulkan gas dan membuat perut terasa kembung."

Wedang jahe juga memiliki efek relaksasi yang menyenangkan pada usus, mengurangi peradangan di usus besar.

Sehingga membantu makanan yang dikonsumsi melewati sistem pencernaan dengan lebih mudah, dan pada gilirannya, mengurangi kembung dan gas dalam perut. 


Sunday, September 16, 2018

Berapa Banyak Gula yang Masuk ke Tubuh Kita? Aman atau Tidak?




Pada dasarnya, gula merupakan unsur makanan yang sangat dibutuhkan sebagai satu di antara sumber karbohidrat yang paling penting dan paling mudah dicerna untuk memaksimalkan fungsi kerja tubuh dan otak.     

Namun, untuk menghindari berbagai masalah kesehatan, ternyata World Health Organization (WHO) menganjurkan bahwa asupan gula dari semua sumber makanan dan minuman yang baik di konsumsi ada ukurannya.                                     POKER

Data tersebut disampaikan langsung oleh dr. Diana F. Suganda selaku seorang spesialis gizi klinik saat konferensi pers tentang Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Pepsodent pada Rabu (5/9/2018) di kawasan Setiabudi Jakarta Selatan.

dr. Diana menyampaikan bahwa menurut data WHO, takaran gula yang baik dikonsumsi ialah tidak melebihi 50 gram per hari untuk dewasa atau setara dengan empat sendok makan.

Berbeda dengan anak - anak, takarannya ialah 30 gram per hari untuk anak atau setara enam sendok teh, yang artinya kurang dari 10 persen dari total asupan energi.

Sayangnya, data Survey Konsumsi Makanan individu (SKMI) Indonesia tahun 2014 menyatakan bahwa sebanyak 29,796 masyarakat Indonesia mengonsumsi gula harian melebihi batas rekomendasi tersebut.

"Makanan atau minuman yang tidak manis sekalipun dapat mengandung gula tersembunyi yang bisa menjadi penyebab gigi berlubang, gula tersembunyi tersebut bisa hadir sebagai tambahan dalam makanan olahan, maupun secara alami di dalam bahan makanan," ujar dr. Diana F. Suganda selaku seorang spesialis gizi klinik, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, gula memang sangat sulit untuk dihindari, bahkan ketika seseorang mulai menerapkan pola gaya hidup sehat.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang dianggap sehat pun ternyata tidak luput dari kandungan gula tersembunyi.                                CAPSA

Contohnya ialah buah-buahan baik buah asli maupun hasil olahannya, sereal, biskuit atau roti gandum, granola, minuman oat, puding, jeli, dan agar-agar atau jenis minuman seperti minuman isotonik, minuman diet, susu kacang, susu beras, susu almond, dan banyak lainnya.

dr. Diana pun menyarankan bahwa untuk meminimalisir gula yang berlebihan, kita harus pintar untuk menentukan asupan makanan untuk dikonsumsi.

"Jadi kita harus pintar memilih makanan yang akan kita konsumsi, jangan sampai pagi siang dan malam makanannya semua mengandung gula karena dampak yang akan dirasakan bukan saat itu juga namun dalam jangka waktu lama, " ujar dr. Diana.

Menurutnya, saat membeli makanan kemasan pun harus dilihat dulu berapa takaran gulanya, karena perlu diketahui, dari mulai nasi hingga bumbu masakan pun secara tidak langsung sebenarnya ada kandungan gula yang tersembunyi yang sering tidak kita sadari.


Saturday, September 15, 2018

Ternyata Tidur Tanpa Bantal Baik untuk Kesehatan Kulit Wajah





Kita semua tahu bahwa tidur dengan bantal sangat diperlukan.

Beberapa orang bahkan menambahkan guling di bawah kepala saat tidur.

Menggunakan bantal saat tidur, berfungsi untuk meletakkan kepala dan leher agar sejajar dengan tulang belakang.

Tapi, kadang-kadang saat kamu terbangun justru merasakan sakit leher yang disebabkan oleh bantal tidurmu.

Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa tidur tanpa bantal itu dianjurkan.


1. Menguntungkan Leher & Punggung                        POKER
Tidur tanpa bantal akan membuatmu beristirahat dalam posisi alami tanpa rasa sakit.

Menggunakan bantal dapat menyaring otot-otot leher, bahkan menurunkan aliran darah ke kepala.

Jika kepalamu miring ke bawah saat di atas bantal, maka tidak memberikan dukungan yang cukup untuk kepala, sehingga aliran udara melalui sistem pernapasan akan berkurang secara signifikan.

Kondisi inilah yang menyebabkan kamu terbangun dalam kondisi kepala pusing.

Di sisi lain, menggunakan dua bantal yang ditumpuk akan merusak posisi tulang belakang dan menyebabkan rasa sakit di punggung.

2. Merasa Lebih Baik di Pagi Hari                        CAPSA

Tidak menggunakan bantal akan memungkinkan tubuh untuk menemukan posisi optimal untuk istirahat.

Ketika kamu menggunakan bantal yang tidak memberikan dukungan yang tepat, tubuh harus mengimbangi dengan menarik leher atau otot punggung.

Ketika otot leher dan punggung mengalami regangan berlebihan untuk jangka waktu yang lama, rasa sakitnya akan menjadi semakin kronis.

3. Baik Untuk Kulit Wajah                         SAKONG

Saat tidur menggunakan bantal, maka pipi akan menempel pada bantal dan mengakibatkan sirkulasi darah berhenti.

Kulit wajah yang ditekan selama berjam-jam tidaklah bagus.

Ketika wajah kamu menekan bantal, maka kulit tidak bisa berkeringat dan bernafas.

Selain itu, debu dan kotoran yang terdapat dalam bantal kamu akan dengan mudah masuk ke dalam pori-pori wajah.

4. Menghindari Nyeri Punggung                         DOMINO

Tidur tanpa bantal merupakan obat terbaik untuk mencegah dan mengobati sakit punggung.

Tidur tanpa bantal juga memungkinkan tulang belakang untuk sepenuhnya beristirahat dengan baik untuk mengurangi rasa sakit di leher.

Para ahli juga mengatakan bahwa tidur tanpa bantal secara alami sangat baik untuk tubuh dan mampu meningkatkan kualitas tidur. 


Friday, September 14, 2018

Jangan Diremehkan, Posisi Jerawat Ternyata Bisa Menunjukkan Kondisi Kesehatanmu








Jerawat di muka sering dianggap sebagai hal yang sepele oleh sebagian besar orang.

Mereka berpikir di mana pun letaknya, jerawat timbul karena penyebab yang sama yakni kurang menjaga kebersihan wajah.            POKER

Namun ternyata jerawat juga dapat timbul apabila ada sesuatu yang salah dalam tubuh.

Dikutip Grid.ID dari Hardhittinghealth.org, pengobatan Tiongkok dan Ayurveda mengenal suatu teknik untuk mendiagnosis penyakit seseorang hanya dengan melihat tanda-tanda di wajahnya.

Teknik ini dikenal dengan nama face mapping atau seni membaca wajah.

Kaitannya dengan jerawat, ahli membaca wajah akan melihat letak jerawat itu berada sehingga ia bisa menentukan penyakit yang sedang diderita.

Ahli membaca wajah percaya bahwa tubuh memiliki mekanisme unik.

Jika terdapat peradangan di jaringan organ tertentu, maka peradangan tersebut juga akan muncul di wajah dalam bentuk jerawat.

Penasaran, simak penjelasannya berikut ini.

Terdapat 8 area yang dapat dijadikan panduan untuk membaca wajah.

1. Dahi Bagian Atas dan Bawah
Ahli membaca wajah beranggapan bahwa jerawat di dahi disebabkan oleh pola hidup yang salah.

Oleh karenanya, kamu yang memiliki jerawat di dahi hendaknya mulai sekarang menjalankan pola hidup sehat.                                     CAPSA

Perbanyak mengonsumsi makanan sehat dan minum air putih.

Selain itu, pastikan waktu tidurmu mencukupi.

Terakhir, selalu jaga kebersihan di area dahimu dengan rutin berkeramas dan mencuci aksesoris rambut.

2. Antara Kedua Alis
Jerawat di antara kedua alis menandakan ada yang salah dengan kinerja organ hati (liver).

Dilansir hardhittinghealth.org, jerawat di area ini dapat mengarah ke penyakit liver apabila selain jerawat terdapat pula gejala lain, yakni mata menguning yang disebut jaundice

Gangguan liver bisa disebabkan terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak atau kamu memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu.

Bagi penyuka minuman beralkohol, ada baiknya berhenti mengonsumsinya mulai dari sekarang agar kondisi tubuhmu lebih sehat.

3. Area Sekitar Mata
Jerawat di area sekitar mata disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat.

Kandungan minyak berlebih di lapisan kulit yang pada akhirnya menyumbat pori hingga menimbulkan jerawat.

Oleh karenanya, disarankan untuk mengurangi konsumsi yang berlemak agar kulit wajah tidak semakin menghasilkan minyak.

Selain hindari makanan dengan kandungan sodium tinggi dan minum air putih yang banyak.

4. Hidung
Apabila kamu memiliki jerawat di hidung, kamu perlu waspada.

Studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health di Amerika Serikat mengungkapkan jerawat di hidung berkaitan langsung dengan gangguan jantung, khusus yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.                                       DOMINO

Oleh karenanya, sangat disarankan untuk banyak mengonsumsi suplemen yang mengandung folat, vitamin B6, dan vitamin B12 yang sangat baik untuk jantung.

5. Telinga
Jerawat di area telinga menandakan kamu memiliki masalah di organ ginjal.

Studi yang dilakukan ahli kesehatan dari Amerika Serikat, Edgar Cayce, menunjukkan bahwa telinga memiliki kaitan langsung dengan organ ginjal.

Koneksi telinga dengan ginjal ditunjukkan dengan adanya gejala telinga berdenging yang dialami oleh penderita gagal ginjal, yang disebut sebagai Tinnitus.

Oleh karenanya, perhatikan asupan air putihmu mulai dari sekarang.

Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh kinerja ginjalmu tidak semakin berat.

6. Pipi
Kamu yang memiliki jerawat di pipi, ada baiknya menghindari paparan asap rokok dan polusi udara.

Jerawat di pipi menunjukkan adanya masalah pada organ pernapasanmu.

Selain itu, bagi kamu yang memakai riasan setiap hari, disarankan untuk lebih telaten dalam membersihkannya.

Pipi adalah area terluas dari wajah sehingga bisa saja jerawat tersebut disebabkan kebersihan yang kurang terjaga.

7. Samping Dagu
Jerawat di area ini menandakan hormon reproduksi di tubuhmu sedang tidak seimbang.

Ketidakseimbangan hormon tersebut merupakan hal yang normal bagi perempuan, khususnya menjelang masa menstruasi.                SAKONG

Agar jerawat tidak semakin bertambah, disarankan untuk mengurangi konsumsi gula selama masa menstruasi berlangsung.

Kadar gula yang tinggi dalam darah merupakan salah satu penyebab ketidakseimbangan hormon pada perempuan.

8. Bawah Dagu
Jerawat di bawah dagu menandakan kamu sedang mengalami gangguan pencernaan.

Selain muncul jerawat, gejala lain dari gangguan pencernaan adalah perasaan begah dan kembung di perut secara terus-menerus.

Ada baiknya kamu memperbanyak konsumsi serat agar pencernaanmu makin lancar.

Pencernaanmu lancar, jerawat pun hilang.


Thursday, September 13, 2018

Sering Kurang Tidur? Ini Risiko yang Bisa Ditimbulkan




Kurang tidur dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan. Anda tidak bisa terus-menerus mengalami masalah tersebut jika tak ingin merasakan dampak buruknya.

Untuk diketahui, kurang tidur dikaitkan dengan obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan masalah kesehatan lainnya. Simak di bawah ini.

1. Kerugian jaringan otak               POKER
Penelitian oleh Universitas Uppsala di Swedia menemukan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan hilangnya jaringan otak.

Kinerja memori telah terbukti berkurang secara signifikan pada orang yang kurang tidur.

Koordinasi, keseimbangan, dan waktu reaksi, juga diketahui berkurang pada orang yang kurang tidur secara kronis.

2. Risiko penyakit jantung
Kurang tidur dalam jangka pendek menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan hormon stres, gula yang lebih rendah, dan bahkan menyebabkan detak jantung yang tidak teratur.


3.  Diabetes                               CAPSA
Menurut penelitian oleh University of Warwick, orang yang kurang tidur kurang dari enam jam per malam memiliki risiko tiga kali lipat memicu diabetes tipe II, stroke dan serangan jantung.

4. Depresi
Bukti menunjukkan bahwa orang dengan insomnia memiliki risiko lebih tinggi terkena depresi dibandingkan dengan mereka yang tidur nyenyak.

5 . Obesitas
Saat Anda kurang tidur hanya satu malam, Moms mungkin merasakan lapar yang lebih besar.
Tidur yang tidak cukup mengubah hormon sekresi yang mengatur rasa lapar dan kenyang, yang sering dapat menyebabkan makan berlebihan.


6. Kanker                          SAKONG
Insomnia dalam jangka panjang dikaitkan dengan berkurangnya fungsi kekebalan tubuh. Ini juga menyebabkan munculnya beberapa jenis kanker.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Cancer Societymenemukan keterkaitan kanker dan kurang tidur.

Mereka yang tidur kurang dari enam jam per malam rata-rata memiliki hampir 50 persen peningkatan risiko adenoma kolorektal (kanker yang berkaitan dengan usus), dibandingkan dengan orang yang tidur setidaknya tujuh jam semalam.


Wednesday, September 12, 2018

Empat Cara Cepat Mengusir Batuk Pilek Dalam Semalam




Batuk pilek yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1 minggu.

Meski begitu, batuk pilek terkadang dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

Lalu, bagaimana caranya agar batuk pilek cepat sembuh dan Anda dapat beraktivitas kembali seperti biasanya? Berikut beberapa anjuran untuk Anda.                 POKER

Batuk pilek merupakan keluhan yang paling sering dialami oleh semua orang, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak stabil.

Pilek adalah infeksi ringan pada hidung, saluran sinus, tenggorokan, dan saluran pernapasan bagian atas akibat serangan virus.

Seseorang yang sakit pilek biasanya juga mengalami batuk, pernapasan tidak lancar, dan suara serak.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meredakan batuk pilek, di antaranya:

1. Banyak minum air                            CAPSA
Batuk dan pilek menyebabkan postnasal drip, yaitu kondisi yang terjadi ketika lendir (ingus) yang berlebihan menumpuk pada bagian belakang tenggorokan. Memastikan diri Anda terhidrasi dengan baik akan membantu menipiskan lendir akibat postnasal drip. Selain itu, banyak minum juga akan membantu menjaga selaput lendir tetap lembap. Beberapa bukti klinis mengatakan bahwa minum teh hangat dengan madu juga bisa menenangkan tenggorokan.

2. Mengisap permen Lozenges
Permen pelega tenggorokan ini mengandung menthol sehingga bisa membantu meredakan hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, serta mengurangi refleks batuk.

3. Berendam air hangat
Mandi air hangat tidak hanya membantu mengurangi batuk dan pilek, tapi juga alergi. Bagi beberapa orang penggunaan humidifer alias mesin pelembap udara juga bisa membantu meringankan gejala batuk dan pilek. Pasalnya alat ini bisa melembapkan ruangan saat udara kering.

4. Minum obat batuk                           SAKONG
Ketika semua cara di atas tidak membantu, Anda bisa beralih ke obat batuk yang banyak dijual bebas di toko obat. Anda bisa mengonsumsi obat yang mengandung dekongestan. Dekongestan membantu meredakan hidung tersumbat dengan mengecilkan jaringan hidung yang bengkak serta mengurangi produksi lendir. Obat dekongestan hadir dalam sediaan pil, sirup, serta semprotan hidung.